Ibrahimovic Sempat Alih Profesi jadi Penerjemah Bahasa bagi Hauge saat Perdana Gabung AC Milan

Winger muda AC Milan, Jens Petter Hauge menceritakan bagaimana dirinya pertama kali menjadi bagian Rossoneri. Diungkapkan oleh Jens Petter Hauge, dirinya sempat kesulitan berada di Italia dan perlu bantuan Zlatan Ibrahimovic sebagai penerjemah bahasanya. Sebagaimana yang diketahui, AC Milan mendatangkan jens Petter Hauge dari Bodo/Glimt pada bursa transfer musim panas tahun lalu.

Rossoneri merogoh kocek 5 juta euro untuk menggaet talenta muda asal Norwegia itu. Performa Hauge yang menawan di Liga Eropa bersama Bodo/Glimt membuat Stefano Pioli kepincut. Manajemen yang mengetahui keinginan Pioli langsung merespon dan berusaha untuk memboyongnya.

Bak gayung bersambut, rekan senegara Erling Haaland itu langsung mengamini kepindahannya ke publik San Siro pada jendela transer Juli lalu. Namun layaknya pemain anyar yang baru berkiprah di Liga Italia, Hauge kesulitan mengenai komunikasi dan penggunaan bahasa. Dalam beberapa sesi latihan, Hauge menyebut bahwa dirinya kerap kali mendapatkan bantuan dari Zlatan Ibrahimovic sebagai penerjemah bahasa.

"Tentang bahasa, ketika awal kedatanganku di AC Milan, saya hanya mengerti beberapa kata saja," terang Hauge dikutip dari laman Calciomercato. "Saya berusaha untuk mengerti sepanjang sesi latihan, namun sulit saya mengerti karena ini pengalaman baru bagiku." "Tak jarang Zlatan Ibrahimovic menadai penerjemah bahasa untuk membantuku mengerti apa yang diinstruksikan selama latihan," kenang Hauge.

Jens Petter Hauge merupakan pemain muda yang mencuat bersama AC Milan musim ini. Mengisi posisi winger kiri, Stefano Pioli menaruh harapan besar pada pemain berlabel Timnas Norwegia itu. Meskipun demikian, kedatangan pertama kali Hauge bukannya tanpa kendala soal menit bermain.

Ia harus bersaing dengan Rafael Leao dan Ante Rebic untuk memperebutkan posisi utama sayap kiri permainan Rossoneri. Namun perlahan tapi pasti, Hauge mulai memberikan jawaban atas ekspektasi yang diberikan kepadanya. Terlebih di musim ini, cedera yang dialami oleh Ante Rebic maupun pandemi Covid 19 yang menerpanya membuat Hauge banyak memperoleh menit bermain.

Hal tersebut tak disia siakan oleh talenta asal Norwegia itu. Hauge menyebut keputusannya bergabung ke AC Milan sebagai pilihan yang tepat. "Saya sangat senang dengan pilihan saya, setiap hari saya menikmatinya. Ini adalah kesempatan baru bagi saya untuk mempelajari hal hal baru tentang tim" terangnya menambahkan.

Terlepas dari itu, AC Milan saat ini tengah dalam track yang tepat dalam perebutan gelar Liga Italia. Rossoneri berada di puncak klasemen Serie A lewat koleksi 46 poin dari 20 laga yang telah dilakoni. Armada tempur Stefano Pioli itu tengah bersaing ketat dengan tim sekotanya, Inter Milan yang duduk di tangga kedua.

Inter Milan berjarak dua poin dari AC Milan dalam tabel clasifica Liga Italia.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.