Jangan Lupa Nikmati Suguhan Khas Otentik Jawa Kuno di De’menake Melancong menuju Borobudur

Jarang sekali ditemukan sebuah konsep restoran tradisional dengan suasana dan pelayanan khas dari daerah setempat saat berlibur. Tapi, jika Anda yang sedang berwisata di wilayah Borobudur di Kabupaten Magelang, tak ada salahnya menyempatkan berwisata kuliner ke salah satu warung makan unik, De’menake. Warung Makan De’menake berkonsep jawa kuno yang sangat otentik. Sajiannya pun merupakan masakan rumahan yang memiliki cita rasa tinggi. Warung ini berdiri di sebuah area yang cukup luas dengan bangunan joglo sebagai tempat makan.

Warung De'menake berlokasi di kawasan komplek Semesta Area, Dusun Sangen, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Kawasan ini juga sebagai tempat beristirahat bagi para pelancong yang hendak maupun yang telah berkunjung ke Candi Borobudur. De'menake juga berkonsep home friendly, artinya setiap pengunjung bisa leluasa memilih spot sesuai selera. Mulai dari lesehan, duduk di kursi panjang hingga ada pawon yang bisa digunakan dengan jumlah banyak. Owner Warung De'menake Dian Wahyu Pramaline mengatakan, pihaknya mengambil konsep masakan jawa yang disajikan secara buffet atau prasmanan.

Pengunjung dapat menikmati berbagai jenis masakan yang disediakan Warung De'menake. Ada sajian khas dari sayur sayuran, gudeg, ayam semur dan goreng hingga bermacam snack yang bisa diambil sepuasnya. Hidangan lain yang jadi andalan di De'menake di antaranya sayur tahu, tempe, sayur lodeh, sop, singkong dan juga daun pepaya. Selain itu, ada juga sop jawa, sambel terasi hingga gereh layur. “Tak ketinggalan lauk pauknya juga lengkap, mulai dari telur dadar, telur asin, tahu dan tempe goreng, ayam goreng, hingga babat iso bacem,” kata Dian.

Suasanan yang adem di De'menake juga coccok untuk bagi Anda yang suka leyeh leyeh atau rebahan. Tersedia juga hammock yang disediakan pengelola restoran untuk sekedar santai sambil menikmati sajian khas De'menake. Konsep warung De'menake menggunakan material ukiran kayu yang khas. Terdapat patung kerbau juga yang dipajang di pintu masuk dan ukiran ukiran kayu yang estetik. Berbagai hiasan juga dipajang De'menake untuk menyegarkan suasana joglo. Hiasan itu tergantung di atas joglo yakni berupa foto sketch ketujuh presiden Republik Indonesia dari masa ke masa.

Tak hanya itu, tulisan tulisan tangan yang berisi testimoni dari pejabat daerah, menteri hingga artis juga dipajang sebagai bukti bahwa De'menake mempunyai pamor bagi berbagai kalangan. Terdapat pula tulisan inspiratif yang membuat pengunjung terkesan dengan sajian dan pengalaman saat menyantap suguhan otentik di De'menake. Untuk Anda yang suka kopi original blend, De'menake juga menyediakan coffee bar. Di coffee bar ini pengunjung bisa memesan langsung dengan barista yang selalu standby di samping joglo untuk menyeduh kopi khas nusantara.

Rupanya sang pemilik memiliki alasan unik agar pengunjung De'menake betah berlama lama di sini. Dian mengatakan, pihaknya mendesain komplek warung dengan meja yang khas. Pengunjung dapat menggunakan semua meja di joglo utama depan warung yang dibuat dari lesung. “Meja itu memang didesain sedemikian rupa sehingga berfungsi sebagai meja,” imbuh Dian.

Warung De’menake sendiri buka setiap hari pada pukul 10.00 21.00 WIB. Khusus akhir pekan warung ini buka lebih pagi pada pukul 07.00 22.00 WIB. “Untuk harga, tak perlu khawatir karena semua menu hanya berkisar Rp 3.000 Rp 15.000,” tutur Dian. Selain itu, komplek Semesta yang merupakan lokasi De'menake juga telah melakukan renovasi. Rencananya akan ada satu lagi rumah joglo di samping bangunan utama yang merupakan kebun jagung.

Nantinya jika sudah selesai terdapat pula barisan bean bag yang cocok digunakan untuk bersantai sambil menikmati suasana alam khas Magelang yang sejuk.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.